Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil/RMOL

Nusantara

Masalah Banjir Bukan Hanya Karena Luapan Air, Tapi Juga Curah Hujan

SELASA, 03 MARET 2020 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketika ada rumah yang runtuh akibat gempa, pertanyaan yang kerap muncul adalah berapa besar Magnitudo gempanya. Berbeda ketika ada kota yang tergenang air, tidak pernah muncul pertanyaan berapa milimeter curah hujannya.

Pandangan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan diskusi lintas sektoral yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (2/3). Tampak hadir Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan para pakar lingkungan seperti Profesor Emil Salim.

Menurut Anies, pembahasan mengenai curah hujan saat terjadi genangan kerap dilupakan. Padahal hal itu bisa menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya genangan.


"Ini perlu menjadi perhatian. Kenapa? Karena kita bicara tiga sektor bagi kami di Jakarta ini. Satu adalah air dari hulu. Dua adalah air dari laut. Dan tiga adalah air yang turun di kawasan kita," jelas Anies.

Untuk persoalan yang menyangkut wilayah hulu, lanjut Anies, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga sedang mengupayakan agar volume air dapat berkurang sebelum sampai di hilir. Pun begitu dengan persoalan banjir rob yang sedang dikerjakan Pemprov DKI.

Sementara persoalan curah hujan adalah hal lain yang sifatnya tidak terduga, meskipun bisa diprediksi. Untuk itu Anies berharap agar fokus perhatian bukan saja ke sungai ataupun pantai, tetapi yang tidak kalah penting adalah justru di kawasan pemukiman.

"Justru yang terjadi banjir ya tempat yang memiliki curah hujan yang ekstrem. Curah hujannya di luar kendali kita. Tapi ketika air turun, nah itulah tanggung jawab kita," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya