Berita

Muhyiddin Yassin saat ilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia Kedelapan/Net

Dunia

Diundang Jokowi, PM Muhyiddin: Saya Desember Lalu Ada Di Indonesia

SENIN, 02 MARET 2020 | 00:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malaysia Kedelapan pada hari Minggu (1/3).

Melalui sambungan telepon, Jokowi mengatakan bahwa atas nama bangsa Indonesia, dia ikut bersukacita atas dilantiknya Muhyiddin. Jokowi pun berharap hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia bisa tetap terjaga di bawah kepemimpinan Muhyiddin.
 
"Pemerintah Indonesia siap bekerjasama dengan pemerintahan yang terhormat Tan Sri Muhyiddin untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin baik selama ini," kata Jokowi, seperti video yang dirilis media Malaysia, Buletin TV3.


Muhyiddin menyambut hangat ucapan selamat tersebut.

"Niat saya juga sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru bukan hanya meneruskan, tapi juga mengokohkan hubungan (antara Malaysia dan Indonesia)," jelasnya.

"Ini adalah hubungan yang agak amat istimewa, karena kita selalu disebutkan sebagai bangsa serumpun," sambung Muhyiddin.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi pun mengundang Muhyiddin untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.

"Selanjutnya, saya mengundnag Tan Sri Muhyiddin untuk berkunjung ke Indonesia," ujar Jokowi.

Muhyiddin menyambut baik undangan itu.

"Itu memang yang saya suka," kata Muhyiddin.

Dia bahkan mengaku baru saja berkunjung ke Indonesia pada bulan Desember lalu.

"Malahan saya bulan Desember lalu berada di sana. Saya bertemu dengan Pak Tito (Karnavian), Pak (Yasonna) Laoli, Pak Mahfud," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa kunjungannya itu dilakukan atas tugas yang dia emban di jabatan sebelumnya pada masa pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohammad.

"Banyak yang dibicarakan dan cukup bagus," kata Muhyiddin.

"Jadi undangan Bapak (Jokowi) ini sangat saya hargai. Insya Allah saya akan berada di Jakarta," tambahnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya