Berita

Sekjen PPP Arsul Sani/RMOL

Nusantara

PPP: Semoga Virus Segera Teratasi, Agar Penangguhan Arus Umroh Dicabut Dan Ibadah Haji Berjalan Seperti Biasa

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 12:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penangguhan sementara yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada calon peserta Umroh dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona, dikhawatirkan berkepanjangan hingga tiba waktu Haji.

Hal ini mesti dipikirkan oleh pemerintah Indonesia dengan terus melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

Begitu disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2).


"Bagaimana mengantisipasi penyelenggaraan haji yang akan datang karena tinggal 4 bulan lagi kemudian mengganggu penyelenggaraan haji. Nah, ini kita harus dorong Pemerintah untuk terus berkomunikasi, diplomasi dengan Arab Saudi," kata Arsul Sani.

Menurut Arsul Sani, tentu semua pihak berharap virus Corona sudah bisa dikendalikan oleh Pemerintah Arab Saudi agar penangguhan sementara segera dicabut dan penerimaan ibadah Umroh hingga Haji berjalan seperti biasanya.

"Bisa diatasi dalam satu dua bulan yang akan datang," harapnya.

Kendati jika penangguhan tersebut berjalan lama, maka Pemerintah Indonesia mesti menentukan sikap antisipatif terhadap dampak yang akan muncul seiring dekatnya waktu penyelenggaraan ibadah Haji.

"Saya kira harus jadi bahan pembicaraan dan juga dicari jalan keluarnya bersama, karena itu dampaknya luar biasa," ujarnya.

"Kalau Umroh itu Indonesia mengirim 1 jutaan jamaah tetapi kan itu berkembang. Kalau jemaah Haji itu lebih dari 200 ribu dan relatif pada bulan yang sama. Ini yang harus mesti antisipasi ini sejak awal," demikian Arsul Sani.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya