Berita

Jamaah Umrah yang sudah berada di Bandara Soeta/Istimewa

Nusantara

Jamaah Umrah Yang Terlanjur Tiba Di Bandara Diasistensi Angkasa Pura II

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 02:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menindaklanjuti penangguhan sementara kedatangan jamaah umrah ke Arab Saudi, PT Angkasa Pura II melakukan koordinasi secara intensif dengan maskapai yang melayani penerbangan menuju Arab Saudi.

Bersama maskapai, Angkasa Pura II melakukan asistensi kepada jamaah umrah yang sudah terlanjur tiba di bandara Soekarno Hatta namun tidak diberangkatkan.

“Kepada jamaah umrah yang terlanjur tiba di bandara, dilakukan asistensi agar proses kembali pulang ke tempat asal masing-masing dapat berjalan lancar," kata VP of Corporate Communications PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (28/2).


Ia menjelaskan, aktivitas penerbangan di Bandara Soeta tetap berjalan normal. Berdasarkan jadwal per Kamis, terdapat 14 jadwal penerbangan di Terminal 3 yang mengangkut jamaah umrah.

Rinciannya, 4 penerbangan Garuda Indonesia, 4 penerbangan Saudi Arabia, 2 penerbangan Etihad, 2 penerbangan Emirates, 1 penerbangan Oman, dan Turkish Air 1 penerbangan.

Dari 14 jadwal penerbangan tersebut, 2 penerbangan sempat diberangkatkan dengan total membawa 465 jamaah umrah, yaitu Saudi Arabia nomor penerbangan SV 817 dan Garuda Indonesia GA 980.

Sementara itu, jamaah umrah yang tidak jadi diberangkatkan berjumah 2.193 jamaah. Hal ini berkenaan dengan upaya pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.

PT Angkasa Pura II dan maskapai terkait juga akan melakukan asistensi apabila terdapat jamaah umrah yang terlanjur tiba di bandara-bandara lain yang dikelola perseroan.

“Kepada jamaah umrah yang belum tiba di bandara kami imbau untuk berkoordinasi dengan agen perjalanan guna mempersiapkan segala sesuatunya,” ujar Yado Yarismano.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya