Berita

Banjir di Dusun Grogol Desa Kalisalam Dringu/RMOLJatim

Nusantara

2 Jam Hujan, 5 Kecamatan Ini Langsung Banjir

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan yang turun selama 2 jam, mengakibatkan 5 kecamatan di Kabupaten Probolinggo terendam banjir. Tak hanya menggenangi pemukiman penduduk, banjir pun merendam jalur Pantura Dringu sehingga arus lalin tersendat.

Informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLJatim, 5 kecamatan yang terdampak banjir adalah Sumberasih, Tongas, Dringu, Gending, dan Leces.

Di Kecamatan Dringu, desa yang tergenang adalah Kalisalam dan Kedungdalem. Sementara di Kecataman Tongas, Desa Bayeman dan Curahtulis menjadi kawasan terdampak.


“Desa Kalisalam Kecamatan Dringu banjir, genangan air yang cukup tinggi juga merendam jalur pantura sehingga arus lalu lintas macet,” jelas Saifullah, warga dusun Grogol Desa Kalisalam Kecamatan Dringu kepada Kantor Berita RMOLJatim, Rabu malam (26/2).

Menurut Saiful, wilayah yang terdampak paling parah adalah dusun Grogol. Terdapat ratusan rumah warga yang terendam banjir.

“Yang paling parah dusun Grogol mas. Ketinggian air sampai 60 centimeter,” katanya.

Banjir diakibatkan saluran air sungai di Ronggo Jalu Kecamatan Tegalsiwalan. Sehingga, besarnya air tersebut langsung menggenangi ratusan rumah warga.

“Air juga meluap ke jalan raya. Luapan air ke jalan itu mengalir ke rumah warga. Sehingga membuat ratusan rumah warga terendam banjir,” paparnya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi menyebut, banjir kali ini lebih parah daripada banjir yang terjadi 3 hari lalu. Menurutnya, hujan kali ini juga sangat deras meski tak turun sejak pagi hari.

“Banjir kali ini lebih parah dari dua kali banjir sebelumnya. Ketinggian air juga mencapai pinggang orang dewasa disertai derasnya arus banjir,” tutur Anggit.

Saat ini, sambung Anggit, pihaknya sudah menerjunkan anggota TRC darurat bencana ke kawasan terdampak guna melakukan assesment. Selain itu, BPBD mengirimkan perahu karet sebagai antisipasi dalam evakuasi warga.

“Perahu karet langsung diterjunkan ke lokasi banjir sama petugas untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir. Semoga tidak ada korban jiwa lain,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya