Berita

Kota Surabaya/Net

Nusantara

Surabaya Tekan Angka Penyebaran Virus Hepatitis A

KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar pertengahan 2019, beberapa wilayah di Indonesia terserang penyakit hepatitis A.  Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, bahkan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada wabah hepatitis A ini. Status tersebut muncul setelah ratusan warga Pacitan, Jawa Tengah, terjangkit penyakit yang menyerang organ hati tersebut.
KLB hepatitis A yang melanda Kabupaten Pacitan itu mendapat perhatian dari Pemkot Surabaya. Tak ingin terimbas penyebarannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan.

Melalui surat edaran yang sudah dikeluarkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini nomor 443/1664/436.7.2/2020, perang terhadap penyakit Hepatitis A terus dilakukan.

Sosialisasi tersebut akhirnya mendatangkan hasil.  Penyebaran penyakit hepatitis A di Kota Pahlawan bisa ditekan. Antisipasi itu berhasil dilakukan setelah semua pihak ikut melakukan langkah pencegahan.

Sosialisasi tersebut akhirnya mendatangkan hasil.  Penyebaran penyakit hepatitis A di Kota Pahlawan bisa ditekan. Antisipasi itu berhasil dilakukan setelah semua pihak ikut melakukan langkah pencegahan.

Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, warga Surabaya yang menderita hepatitis A mengalami penurunan setiap tahunnya. Tercatat pada 2018, jumlah warga yang terkena hepatitis sebanyak 1.372 orang. Sedangkan di 2019 jumlahnya turun menjadi 1.109 orang

"Dari data itu membuktikan bahwa penderita hepatitis A mengalami penurunan. Terbukti perbandingan di tahun 2018 dan 2019," kata Feny, dalam keterangannya, Rabu (26/2).

Penyakit ini disebabkan oleh virus bernama hepatitis yang menular dengan mudah, lewat air minum, makanan dan alat makannya, serta dari feces penderita.

Feny menyebutkan, langkah pencegahan yang harus dilakukan adalah tidak berbagi alat makan, atau berbagi makanan dan minuman.

Lalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih (PHBS), yaitu dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir, memakai sabun baik saat sebelum atau sesudah mengolah makanan. Kedua, selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih.

Berikutnya, menghindari jajan sembarangan, tidak berbagi barang pribadi seperti sikat gigi, handuk, dan peralatan makan.

“Selain itu, hindari kontak langsung dengan penderita hepatitis A, dan selalu Buang Air Besar (BAB) pada jamban yang sehat.”

Orang berisiko tertular adalah yang mengunjungi atau tinggal di daerah yang terdapat banyak kasus hepatitis A atau tinggal satu rumah dengan penderita.

"Kami juga mengimbau warga agar tidak mengunjungi daerah berisiko tinggi saat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB)," sambungnya.

Terakhir, Feny mengimbau agar  masyarakat melakukan vaksin hepatitis A supaya terhindar dari virus tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya