Berita

Anies Baswedan meninjau waduk Ria Rio/RMOL

Nusantara

Gema Cita Tolak Pembentukan Pansus Banjir Jakarta

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (Gema Cita) tegas menyatakan menolak rencana pembentukan pantia khusus (Pansus) untuk membahas permasalahan banjir di Jakarta.

Sekretaris Jenderal Gema Cita, Hilman Firmansyah menyebutkan, dibanding membuat pansus. Dia lebih mendukung Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan permasalahan banjir di ibukota bersama pemerintah pusat.

"Karena itu pembentukan pansus nanti menurut kami lebih dominan ke masalah politisnya," ujar Hilman Firmansyah kepada wartawan, Rabu (26/2).


Hilman menilai Gubernur Anies Baswedan telah berusaha secara maksimal dalam menangani banjir Jakarta mulai dari penataan drainase,
pembersihan saluran air dari banyaknya sampah.

"Juga mengerahkan pasukan biru, oranye, dan kuning membersihan saluran air. Anies bahkan mengimbau seluruh jajarannya untuk siaga 24 jam dan terus bekerja hingga beberapa bulan kedepan, tentunya untuk mengantisipasi banjir di Jakarta," jelasnya.

Meskipun, kata dia, upaya ini sudah dilakukan. Tetapi, tingginya intesitas hujan pada awal tahun dan 25 Februari kemarin membuat ibukota tidak bisa menghindari terjadinya banjir.

Hilman mengatakan evaluasi penanganan banjir memang perlu untuk dilakukan secepat dan seteliti mungkin.

"Tetapi, bukan dengan pansus," tegasnya singkat.

Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Pansus Banjir Jakarta Diantaranya PAN, Golkar, PSI, Nasdem, dan Demokrat.

Pansus banjir diusulkan untuk mencari data dan fakta banjir besar Jakarta pada awal tahun dan Februari 2020 kemarin. Selain itu,pansus juga bertujuan mencari solusi dalam mengatasi masalah banjir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya