Berita

Anies Baswedan saat meninjau kali/Net

Nusantara

Anies Baswedan: Penanganan Banjir Kali Ini Lebih Cepat

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta sejak Selasa (25/2), berangsur-angsur surut.

Tercatat, pada Rabu (26/2) pukul12.00 wilayah yang masih terdampak ada 87 RW atau 3,18 persen dari seluruh RW di DKI Jakarta.

Angka ini sudah mengalami penurunan yang signifikan sejak kemarin yang sempat mencapai angka 294 RW atau 10,6 persen dari seluruh RW di DKI Jakarta.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan penanganan banjir kali ini lebih cepat jika dibandingkan dengan penanganan banjir pada 1 hingga 4 Januari lalu dengan progres 15 persen, 5 persen, 3 persen, 0,1 persen.

Hal tersebut tidak terlepas berkat kerja bersama seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta. Dinas Sosial dan BPBD Provinsi DKI Jakarta juga telah menyiapkan 71 posko pengungsian serta mengevakuasi 7.625 jiwa warga ibukota. Selain itu sampai hari ini kondisi pompa yang berfungsi sebanyak 443 pompa atau 91 persen.

"Kita memastikan semua kebutuhan dasar warga di posko pengungsian terpenuhi," ujar Anies melalui akun Facebook resminya, pada Rabu (26/2).

"Kita mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji, air mineral, matras, pembalut, pampers anak, perlengkapan mandi, pakaian, selimut, dan perlengkapan ibadah," sambungnya.

Meski sudah menunjukkan hasil positif, jajaran Pemprov DKI Jakarta terus siaga menangani banjir dan mengantisipasi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

"Bila Anda melihat ataupun mengalami keadaan darurat, membutuhkan bantuan, silakan untuk menghubungi #JakartaSiaga 112," pungkasnya.

Anies Baswedan terus meninjau sejumlah titik pasca banjir. Pada hari ini, dia datang ke Kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur. Selain itu, dirinya pun menyambamgi Jembatan Waduk Ria Rio jalan perintis kemerdekaan, Pulo Gadung, Jakarta Timur. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya