Berita

Sekjen BN, Tan Sri Annuar Musa/Berita Harian

Dunia

Tidak Bersedia Menerima DAP, UMNO Dan PAS Menarik Dukungan Untuk Mahathir Mohamad

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dinamika politik di negeri jiran Malaysia memasuki babak baru. Barisan Nasional dan Parta Islam Se-Malaysia (PAS) menarik dukungan yang sempat mereka berikan kepada Tun Dr. Mahathi Mohamad.

Penarikan dukungan itu mereka lakukan setelah mempelajari proposal pembentukan pemerintahan baru yang melibatkan Partai Aksi Demokrasi (DAP).

Menurut Setiausaha Agung atau Sekjen BN, Tan Sri Annuar Musa, mengatakan dukungan yang sempat mereka berikan itu hanya berlaku apabila pemerintahan baru yang dipimpin Mahathir Mohamad tidak melibatkan DAP.


Dukungan itu juga mereka sampaikan kepada Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong.

“Selain itu (tanpa DAP) dukungan kami tidak valid. Jadi dukungan yang sampai sampaikan hari Minggu lalu akan kami tarik,” ujarnya dalam jumpa pers di Dato 'Onn Tower, hari Selasa (25/2) seperti dikutip dari Berita Harian.

Sementara itu, Sekjen PAS Datuk Takiyuddin Hassan menolak tuduhan bahwa mereka berusaha mengambil kekuasaan dari koalisi Pakatan Harapan.

Dia menjelaskan, yang terjadi pada hari Minggu lalu adalah respon mereka atas dinamika yang terjadi di tengah koalisi Pakatan Harapan setelah Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) memperlihatkan tanda-tanda keluar dari koalisi bersama dengan beberapa politisi Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Dia menambahkan, mereka sudah mendapatkan 130 kursi dalam upaya untuk membangun Aliansi Nasional atau Pakatan Nasional.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya