Berita

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI M. Arifin/Net

Nusantara

Fraksi PKS: Pemilihan Tertutup Wagub DKI Sesuai Tatib Pansus Periode Lama

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) enggan dikatakan mendukung pelaksanaan voting tertutup sebagai mekanisme pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.

Pasalnya, kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin, mereka hanya mengikuti aturan panitia khusus (Pansus) yang disepakati sebelumnya.

"Nggak, kalau kita minta sesuai hasil pansus. Karena ini kesepakatan fraksi ya kita hargailah, jangan kita menciderai apa yang sudah kita sepakati," ujar Arifin kepada wartawan, Selasa (25/2).


Arifin menegaskan bahwa fraksinya sekadar mengikuti aturan yang sudah dibentuk oleh pansus anggota dewan periode lalu.

Aturan tersebut, kemudian disepakati fraksi-fraksi lainnya dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI pada Selasa (18/2) lalu.

"Pansus anggota dewan yang lama itu sudah membuat tatib wagub. Dalam tatib itu disebut pasal 21 bahwa voting pemilihan wagub di paripurna dewan votingnya tertutup," terang Arifin.

"Teman-teman fraksi semuanya menyepakati hasil Pansus, itu yang kita pakai," imbuhnya.

Arifin juga sempat menyinggung bahwa pihak yang lebih ngotot terkait voting tertutup adalah dari Fraksi Golkar dan PDIP.

"Yang bicara langsung voting tertutup itu Golkar Basri Baco dan Gembong (Fraksi PDIP)," pungkasnya. 16Mun

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya