Berita

Salah satu kaca retak usai aksi massa di AEON Mall Cakung/RMOL

Nusantara

Karyawan Mall: Tidak Ada Penjarahan, Satu Security Terkena Lemparan Batu

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan orang yang melakukan rasa berujung perusakan di mall AEON Cakung, Jakarta Timur disebut tidak melakukan penjarahan barang-barang.

Hal itu diungkapkan Multahasan (19), seorang karyawan yang terjebak saat perusakan. Menurut Multahasan, massa yang masuk dengan penuh emosi terlihat melakukan perusakan fasilitas mall dengan menggunakan batu, kayu hingga besi.

Akibat serangan itu kata Multahasan, dia melihat seorang sekuriti mall terkena lemparan batu saat menghalau massa agar tidak masuk ke dalam mall.


"Pas kejadian itu security ada tapi sedikit, dua atau 3 tiga lah cuma gak bisa ngehandle demonstran. Ada security tahan satu orang yang nahan tapi karena makin banyak batu yang dilempar akhirnya mundur juga," ungkap Multahasan.

Namun, Multahasan memastikan massa tidak melakukan penjarahan terhadap barang-barang yang ada di dalam mall.

"Kalau penjarahan ya engga, cuma merusak aja fasilitas-fasilitas di mall," katanya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, hingga pukul 15.00 WIB, pihak kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya