Berita

Zita Anjani/RMOL

Nusantara

PAN Tidak Ingin Pemilihan Pendamping Anies Digelar Tertutup

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 07:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI menolak pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta digelar secara tertutup.

Politisi PAN Zita Anjani menilai bahwa partainya menghendaki agar forum pemilihan tersebut berlangsung secara terbuka.

"Semakin terbuka, semakin baik. Supaya nggak ada asumsi-asumsi negatif dari publik," ujar wakil ketua DPRD DKI itu saat dijumpai di Gedung DPRD DKI usai menghadiri Rapat Badan Musyawarah (Bamus) pada Senin (24/2).


Kendati demikian, bagi Zita keputusan voting tertutup yang telah dihasilkan melalui Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI sebelumnya (18/2) sudah sesuai dengan aturan yang ada. Sebab keputusan itu merupakan hasil dari mufakat.

"Ini proses sudah berjalan dengan benar, disepakati oleh semua. Apapun itu hasilnya entar voting terbuka atau voting tertutup, jangan lupa, intinya voting, cuma mekanismenya beda," tegasnya.

Zita Anjani menekankan pada pentingnya sesi tanya jawab yang dijadikan sebagai media fit and proper test pada saat paripurna pemilihan mendatang.

"Itu kan yang kita nanti-nantikan semuanya," tandasnya. (16Mun)

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya