Berita

Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Penyelidikan 36 Kasus Dihentikan, Firli Bahuri: Yang Mengkritik Itu Sayang dan Cinta KPK

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 15:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua KPK Firli Bahuri menanggapi santai kritikan tajam yang menerpa dirinya dan lembaga yang dia pimpin. Terutama soal 36 kasus ditahap penyelidikan yang dihentikan oleh KPK.

Menurut dia, kritikan dari sejumlah pihak menjadi masukan dan bahan evaluasi. Selain itu, kritik itu juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lembaga antirasuah.

"Kritikan itu kita jadikan suatu bahan untuk kita koreksi, hati-hati dan juga itu wujud, bukti bahwa yang mengkritik itu sayang dengan KPK, dia cinta," kata Firli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).


Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menjelaskan bahwa 36 kasus ditahap penyelidikan yang dihentikan oleh KPK tidak lain sebagai upaya keterbukaan publik dari lembaga antirasuah. Sebab, terlalu banyak perkara yang diabaikan saat ia belim menjabat.  

"Terlampau banyak perkara yang ditinggalkan yang tidak selesai. Begitu hari pertama kami masuk, tentu kami lihat, berapa sih perkara yang tidak selesai? Karena orang juga menanyakan kan," jelasnya.

"Sebenarnya itu bukan hal yang aneh. Itu ada ketentuan hukumnya dan kita ikuti ketentuan hukum itu," imbuhnya menegaskan.

Adapun, terkait 36 kasus ditahap penyelidikan yang dihentikan itu kasus apa saja, dia menyatakan bahwa sejatinya memang bersifat tertutup dan tidak bisa diumbar ke publik.

Karena itu, Firli Bahuri tidak melihat siapa saja yang diduga terlibat dari 36 kasus ditahap penyelidikan yang dihentikan itu.

"Ada hal yang dirahasiakan yang memang dilindungi. Misal contoh, kita tidak menyebut kasusnya apa, kita juga tidak menyebut siapa saja yang terlibat," katanya.

Sambungnya, penyelidikan adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh penyelidik dalam rangka menemukan suatu peristiwa dan menentukan apakah peristiwa itu merupakan peristiwa yang bisa dinaikan ke penyidikan atau tidak.

"Itu konsepnya. Jadi kita tidak melihatsiapa yang melakukan. Tidak," demikian Firli Bahuri.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya