Berita

Nadiem Makarim/Net

Nusantara

Nadiem Makarim Sampaikan Belasungkawa Atas Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 16:21 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kemendikbud menyampaikan belasungkawa atas insiden atau musibah yang menimpa siswa SMPN 1 Turi di Sungai Sempor, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terjadi pada hari Jumat (21/2).

Saat ini tim Kemendikbud telah bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk memastikan evakuasi dan penanganan para korban menjadi prioritas.

"Saya menyampaikan belasungkawa dari lubuk hati yang paling dalam atas tragedi ini. Semoga orang tua serta keluarga siswa yang menjadi korban jiwa dapat diberi kekuatan menghadapi cobaan ini," ujar Mendikbud Nadiem Makarim di Jakarta, Sabtu (22/2).


Menurut Mendikbud, insiden ini menjadi contoh bagi setiap sekolah untuk terus berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan aktivitas di luar sekolah.

“Sekolah mesti benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Itu yang terpenting. Jadi harus dipertimbangkan secara matang," tegas Nadiem.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, dalam kegiatan tersebut totalnya ada 248 pelajar yang hanyut terbawa arus sungai.

Namun 215 dinyatakan selamat, dan 23 luka-luka.

"Ada sembilan yang meninggal dunia dan satu masih dalam pencarian," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya.

Sebelumnya pencarian hingga Jumat malam masih ada tiga korban hilang atas nama Yasinta Bunga (13), Zahra Imelda (12) dan Nadine Fadilah (12).

Dua di antara ketiga korban baru ditemukan Sabtu pagi tadi, namun masih dalam proses identifikasi.

Berikut identitas 7 siswa tewas yakni:

1. Sovie Aulia (15), kelas 8. Alamat di Sumberejo, Magelang.

2. Arisma Rahmawati (13), kelas 7. Alamat di Bangunkerto.

3. Nur Azizah (15), kelas 8. Alamat di Turi.

4. Lathifa Zulfaa (15), kelas 8. Alamat di Turi.

5. Khoirunnisa Nurcahyani (14), kelas 7. Alamat di Turi.

6. Evieta Putri Larasati (13), kelas 7. Alamat di Turi.

7. Faneza Dida (13), kelas 7. Alamat di Turi.

Sementara, dua korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya