Berita

Suasana Evakuasi Korban Susur Sungai/Net

Nusantara

Kegiatan Susur Sungai Belum Ada Izin, Bupati Kumpulkan Kepsek Se-Sleman Pagi Ini

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuli Astuti menyayangkan kegiatan susur sungai yang dilakukan SMPN 1 Turi yang malah menimbulkan banyak korban.

Hingga Sabtu pagi, (22/2) korban meninggal menjadi tujuh orang dan 3 belum ditemukan.

Dwi mengatakan, pramuka memang merupakan ekstrakulikuler wajib di sekolah. Ini menjadi kegiatan yang salah satu tujuannya tidak lain sebagai pembentukan karakter.


Dalam keterangannya, Dwi menyebutkan kegiatan susur sungai menjadi agenda rutin siswa-siswa pramuka di SMPN 1 Turi.

Namun, untuk kegiatan pada Jumat kemarin, yang didapatkan Dwi dari Ketua Pembina Pramuka SMPN 1 Turi, Yopi, susur sungai itu belum seizin sekolah.

"Saya tanya sudah ada SOP, katanya secara tertulis tidak ada. Saya tanya sudah seizin Kepsek, katanya tidak," kata Dwi dalam keterangannya saat berada di lokasi SMPN 1 Turi, Jumat (21/2) tadi malam.
Dwi akan melakukan klarifikasi kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Turi yang dikabarkan masih terpukul atas kejadian itu.

Ia meminta media untuk menunggu keterangan selanjutnya.

"Besok pagi akan ada penegasan terhadap ini, kepsek (SMPN 1 Turi) saya sudah bilang tidak mewakilkan dan harus hadir," kata Dwi.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, berencana mengumpulkan semua kepala sekolah SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Sleman. Pertemuan akan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Sabtu (22/2) pagi.

"Semua kepala sekolah SMP negeri/swasta semuanya kita kumpulkan, kemudian pengawas-pengawas dari TK, SD, SMP semuanya kita kumpulkan," kata Sri dalam keterangannya, Jumat (21/2) malam.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya