Berita

Sri Sultan/Net

Nusantara

Musibah Susur Sungai Yang Tewaskan Siswi SMP Turi, Sri Sultan: Pimpinan Sekolah Harus Bertanggung Jawab!

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan duka cita atas meninggalnya enam murid SMPN 1 Turi Sleman saat melakukan kegiatan susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2).

Akun Twtter @humas_jogja mengunggah ucapannya itu, Jumat (21/2).

"Ikut berduka cita atas meninggalnya anak-anak dari SMPN 1 Turi di Kabupaten Sleman atas musibah pada waktu punya aktivitas menyusuri sungai," kata Sri Sultan,  dalam keterangannya.


Sultan menyayangkan  dan mempertanyakan mengapa kegiatan tersebut dilakukan pada saat musim hujan. Ia pun meminta tanggung jawab pihak sekolah atas kelalaian yang telah dilakukannya itu.

"Tapi juga saya prihatin kenapa justru pada waktu musim hujan ada aktivitas untuk menyusuri sungai. Dan saya mohon pimpinan sekolah bisa bertanggung jawab atas musibah ini," kata Sultan.

Saat musim hujan masyarakat diimbau untuk menjauhi aktivitas yang berdekatan dengan sungai. Ia menekankan kegiatan seperti itu hanya akan menimbulkan bahaya.

Selanjutnya Sultan menginstruksikan ke BPBD DIY untuk mengeluarkan surat edaran tidak melakukan kegiatan di sekitaran sungai pada saat musim hujan.

"Entah itu alasannya untuk bersih desa ataupun bersih kali dan lainnya, ditunda saja dulu. Nggak usah pada waktu musim hujan," tegasnya.

Bersama Bupati Sleman Sri Purnomo, Sultan mengunjungi SMPN 1 Turi Sleman pada Jumat malam. Ia berdialog kepada para guru untuk mendapatkan keterangan atas musibah itu. Sulan juga telah mengunjungi beberapa orang tua korban.

Sebanyak 230 personel tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari Siswa SMPN 1 Turi Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang hanyut di Sungai Sempor.

Hingga Sabtu (22/2) dini hari pencarian masih terus dilakukan. Masih ada 4 siswa yang belum ditemukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya