Berita

Slamet Maarif (berjas dan peci putih) dari mobil komando/RMOL

Politik

PA 212 Ancam Gelar Revolusi Jika Pemerintah Jadi Dalang Korupsi Di BUMN

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 17:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Korupsi kian merajalela di negeri ini. Modusnya juga beralih, dari perorangan menjadi berjamaah. Bahkan para koruptor seperti nyaman menggerogoti perusahan-perusahaan milik negara.

Begitu pesan yang disampaikan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat berorasi di Aksi 212 yang mengangkat tema “Berantas Megakorupsi, Selamatkan NKRI” yang digelar di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Jumat (21/2).

“Kalau zaman Orba korupsi di bawah meja, sekarang sama meja-mejanya dikorupsi. Diam atau lawan?” tuturnya.


Dia menyoroti fenomena korupsi yang menjangkiti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti di Jiwasraya dan ASABRI yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Menurutnya, fenomena ini membuktikan bahwa negara telah salah diurus oleh sang pemimpin.

“Yang paling banyak di BUMN. ASABRI dan Jiwasraya. Kalau korupsi terjadi di lembaga negara berarti ada yang salah urus,” tegasnya.

Atas alasan itu, umat Islam akan terus menyatakan sikap untuk berjuang melawan berbagai bentuk kezaliman dan korupsi. Bahkan tidak akan takut melawan penguasa sekalipun.

“Kalau penguasa jadi pembuat skenario, kita akan tuntut revolusi. Takbir,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya