Berita

Penandatanganan MoU Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Pemkot Bandung/RMOL

Bisnis

Tularkan Paradigma Human To Human, Bank BJB Latih ASN

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dalam rangka menularkan semangat pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat, bank bjb menjalin kerja sama dengan pemerintah Kota Bandung dalam upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tersebut dilakukan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dan Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Hotel Papandayan Bandung, Selasa (18/2).

Penandatanganan MoU bersamaan dengan peluncuran Digitalisasi Manajemen dan E- Learning bagi ASN dan dirangkaikan pula dengan Pembukaan Pelatihan Sosial Kultur bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun Anggaran 2020.


Kerja sama ini menjadi kesepakatan yang berdampak positif bagi kedua belah pihak. Proses transfer pengetahuan antar lembaga mengejawantahkan visi transformasi yang menjadi ruh bagi bank bjb maupun Pemerintah Kota Bandung dalam setiap kegiatannya.

"Pelayanan prima adalah kunci utama dalam merajut dan mempererat kemitraan, baik bersama masyarakat maupun lembaga negara atau privat. Baik bank bjb maupun Pemerintah Kota Bandung, adalah lembaga yang dipercaya mengemban amanat sebagai agen perubahan nasional. Kami meyakini, itikad tanpa syarat untuk memberikan kontribusi terhebat serta pelayanan terbaik bagi setiap warga tanpa kecuali adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya, harus selalu menjelma sebagai tindakan dalam menjalankan tugas-tugas di garda terdepan perubahan," kata Yuddy Renaldi.

Setiap lembaga negara, sudah tentu memiliki tugas dan kewajiban untuk mengayomi masyarakat. Mengayomi, adalah cara paling mujarab demi meyakinkan publik akan visi transformasi yang diupayakan. ASN menjalankan peran sentral sebagai agen utamanya.

Sebagai pengayom, para abdi negara mesti memiliki strategi terbaik, memanusiakan manusia adalah paradigma yang mesti dikuasai. Dalam kerja sama pengembangan kompetensi ini, para ASN akan mempelajari standar prosedur pelayanan yang dilakukan oleh bank bjb pada saat melakukan pelayanan kepada nasabah.

Human to Human

Seperti diketahui, telah sejak lama bank bjb menjadikan konsep pelayanan Human to Human sebagai senjata utama dalam menghadapi belantara bisnisnya. Konsep ini diterapkan dalam setiap aktivitas rutin, menjadi pemandu bagi setiap insan perseroan dalam memberikan pelayanan.

Setiap mereka yang datang atau dihampiri, harus dilihat sebagai manusia utuh, alih-alih sekadar konsumen belaka. Seluruh insan perseroan mesti memberikan senyum pertanda kehangatan, dan uluran tangan pertanda tawaran bantuan.

Konsumen mesti dipandang sebagai kawan untuk bertukar tangkap, dipahami, sebelum kemudian diarahkan sesuai dengan kebutuhan diisyaratkan.

Dengan memanusiakan manusia, semangat untuk senantiasa mengayomi selalu mendahului kepentingan apapun. Semangat yang menjadi jiwa pelayanan bank bjb ini selaras dengan ciri abdi negara.

Mereka yang bertugas di lembaga pemerintahan, harus pula memahami formulasi-formulasi pelayanan paling handal, seperti konsep Human to Human bank bjb yang telah terbukti ampuh memikat dan mengikat mitra setia.

Dalam rangka menularkan semangat pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat ini, bank bjb menjalin kerja sama peningkatan kapasitas dan kapabilitas Aparatur Sipil Negara (ASN), kali ini kerjasama bank bjb dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya