Berita

Petugas medis mengenakan pakaian khusus di China/Net

Dunia

Kepala RS Di Wuhan Jadi Korban Meninggal Terbaru Virus Corona

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Virus corona yang mewabah di China belum juga berhasil dikendalikan. Korbannya pun bukan hanya masyarakat biasa, namun juga petugas medis yang menangani pasien corona. Meski telah dilengkapi dengan pakaian dan perangkat pelindung khusus, potensi untuk tertular infeksi masih sangat besar.

Kasus terbaru bahkan menunjukkan bahwa seorang direktur sebuah rumah sakit di pusat wabah virus corona di Wuhan, China meninggal dunia karena terinveksi virus yang memiliki nama resmi COVID-19 itu.

Menurut media pemerintah, yang dikutip ulang Russia Today, pimpinan rumah sakit itu bernama Liu Zhiming. Dia menjabat sbagai direktur Rumah Sakit Wuchang di Wuhan, China. Dia meninggal dunia pada Selasa pagi (18/2) setelah berbagai upaya untuk menyelamatkan nyawanya gagal dilakukan oleh tim medis.


Kematian Liu pada awalnya diumumkan pada Senin malam (17/2), di sebuah pos media sosial oleh Komisi Kesehatan Hubei. Namun, dalam pesan tindak lanjut komisi mengatakan bahwa Liu masih hidup dan berjuang melawan virus. Akan tetapi perjuangannya berakhir hari ini.

Liu adalah petugas medis terbaru yang meninggal karena virus corona. Sebelumnya telah ada setidaknya ena pekerja medis lainnya yang meninggal dunia di China akibat virus tersebut. Sementara itu, sekitar 1.716 pekerja medis lainnya juga tercatat terinfeksi virus tersebut.

Sejauh ini, jumlah korban meninggal akibat virus corona di China telah mencapai lebih dari 1.800 orang. Sementara itu, menurut data terbaru, ada sekitar 73.325 kasus infeksi virus yang dikonfirmasi dari virus di seluruh dunia, sebagian besar di China daratan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya