Berita

Penangguhan penahahan Dzikria Dzatil dikabulkan Polrestabes Surabaya/RMOLJatim

Hukum

Penangguhan Penahanan Dikabulkan Polisi, Dzikria Dzatil Langsung Hirup Udara Bebas

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dzikria Dzatil, tersangka kasus penghinaan terhadap Walikota Surabaya Tri Rismaharini, akhirnya menghirup udara bebas setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan Polrestabes Surabaya.

“Iya benar, kuasa hukum maupun suaminya telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Kemudian pimpinan telah minta saran pendapat kepada penyidik, dan penyidik telah memberikan saran untuk penangguhan. Dan hari ini, permohonan penangguhan dikabulkan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, di Polrestabes Surabaya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (17/2).

Saat ditanya pertimbangan apa yang membuat permohonan Dzikria Dzatil dikabulkan oleh Polrestabes Surabaya, Sudamiran mengaku telah sesuai dengan KUHP.


“Penangguhan sesuai pasal 31 KUHP diatur ya, tersangka kuasa hukum maupun keluarganya mempunyai hak untuk mengajukan. Kemudian penyidik mempunyai kewenangan untuk menilai itu, dan kewenangan penangguhan ada di Penyidik. Dan hari ini dikabulkan dengan beberapa pertimbangan, yang pertama pemeriksaan tersangka sudah selesai. Kemudian penyidik menyakini tidak akan melakukan perbuatan, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak akan melarikan diri,” jelasnya.

Dengan dikabulkannya penangguhan penahanan tersebut, Dzikria Dzatil dipastikan langsung menghirup udara bebas.

“Iya betul, hari ini rencana langsung kita keluarkan dengan status penangguhan penahanan,” pungkas Sudamiran.

Dari pantauan, Dzikria Dzatil terlihat keluar dari Gedung Anindita Polrestabes Surabaya tempat dia ditahan sekitar pukul 13.15 WIB. Didampingi suaminya, Daru Asmara Jaya, dan kuasa hukumannya, Advent Dio Randy.

Dengan menggendong anak ketiganya, perempuan asal Kota Bogor, Jawa Barat, itu terlihat sesekali riang bercanda dengan anaknya. Meski begitu, matanya tampak berkaca-kaca.

Diketahui, pada 16 Januari 2020, akun Facebook atas nama Zikria Dzatil mengunggah foto Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Di foto tersebut, akun tersebut menulis status yang dianggap menghina Risma.

Penghinaan itu dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada 21 Januari oleh Bidang Hukum Pemkot Surabaya setelah mendapatkan kuasa dari Risma.

Lalu, pada 1 Februari 2020 Polisi menangkap Dzikria Dzatil di rumahnya di kawasan Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor, Kota Bogor dan langsung melakukan penahanan.

Setelah ditahan, Dzikria Dzatil dan Ndaru Asmara Jaya mengirimkan surat permintaan maaf ke Risma. Dan akhirnya Risma membuka pintu maaf dan mencabut laporannya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya