Berita

Apriliya, ibunya Yusuf WNI yang dikarantina di Natuna saat menungu di Bandara a Halim/RMOL

Nusantara

Anaknya Usai Dikarantina Sepulang Dari Wuhan, Apriliya Akan Gelar Syukuran

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 15:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Beberapa pihak keluarga mulai mendatangi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk menjemput sanak famili yang selesai diobservasi dan karantina di Lanud Raden Sadjad usai dijemput dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China dua minggu yang lalu.

Seperti Apriliya, ibunda dari Yusuf Azhar salah satu WNI yang dikarantina yang berasal dari dari Bogor, Jawa Barat.

Ia bercerita, bahwa selama proses karantina dan observasi ia rutin melakukan komunikasi dengan anaknya Yusuf.


“Pas di Natuna, setelah dapat kartu (handphone) kita komunikasi, tanya kabarnya gimana, alhamdulillah anak saya sehat,” kata Apriliya saat ditemui di depan ruang tunggu VIP, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2).

Bahkan, komunikasi lancar saat anaknya masih berada di China. Hanya, pada saat di China, anaknya Yusuf tidak diperbolehkan keluar dari tempat tinggalnya.

“Mereka tetap dipantau. Hanya berkurang saja makanan itu,” ujar dia.

Dengan pulangnya si buah hati, Apriliya mengaku bakal melakukan sedikit tasyakuran sebagai ungkapan rasa terima kasihnya kepada sang khalik, karena di tengah merebaknya virus corona, anaknya dinyatakan sehat.

“Ya, untuk baca doa di rumah nanti. Syukuran untuk menyambut. Semua orang tua bahagia,” pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya