Berita

Pesawat TNI AU di Lanud Raden Sadjad tempat observasi 238 WNI dari Wuhan, China/Repro

Nusantara

Tak Pakai Pesawat Lion Group, 238 WNI Dari Natuna Diangkut Pesawat TNI

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 14:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari Natuna, Kepulauan Riau siang ini dengan menggunakan pesawat milik TNI.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, WNI itu diantar ke bandara Halim menggunakan pesawat dari TNI. Namun ia tidak mengetahui jenis pesawat yang dipakai.

"Ini masih koordinasi juga. Yang jelas menggunakan pesawat dari TNI," ujar Danang, Sabtu (15/2).


Ia mengaku juga belum mengetahui jadwal para WNI itu tiba di Bandara. Danang mengaku masih berkoordinasi dengan pihak TNI.

"Terkait dengan operasional yang itu saya belum bisa menjelaskan detail, karena saya masih koordinasi," tuturnya.

Alasan Batik Air sebelumnya digunakan sebagai pesawat untuk menjemput karena memiliki kapasitas yang bisa menampung banyak orang. Karena menggunakan pesawat TNI yang berkapasitas lebih sedikit, ia memperkirakan akan ada lebih dari satu pesawat yang digunakan.

"Iya, pasti (lebih dari satu)," pungkasnya.

Sebelumnya, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijemput dari Wuhan, China beberapa waktu lalu hampir menyelesaikan masa observasinya di Natuna, Kepulauan Riau. Seluruhnya sejauh ini telah dinyatakan sehat tak terjangkit virus corona.

Setelah masa observasi selesai, seluruh WNI itu akan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. Jelang kepulangannya ini, Pemerintah Pusat melakukan koordinasi untuk pematangan rencana.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya