Berita

Moh Taufik pertanyakan kritikan terhadap Formula E/RMOL

Politik

Formula E Masih Dihujani Kritik, Mohammad Taufik: Ini Bukan Event Kaleng-kaleng

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perhelatan Formula E telah mengantongi izin dari Kementerian Kesekretariatan Negara (Kemensetneg), selaku Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, untuk digelar di sekitaran Monumen Nasional (Monas).

Namun sejumlah fraksi di Dewan Kebon Sirih, tampaknya belum sepenuhnya menerima dengan lapang hati. Sebut saja PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang masih keukeuh menolak pelaksanaan event bertaraf internasional itu.

Alasan mereka pun beragam. Mulai dari menyoroti anggaran yang dinilai terlalu besar, menembus Rp 1,6 triliun, hingga teknis pelaksanaan.


"Saya kira semua punya hitungannya, Pemda DKI juga nggak sembarangan menyelenggarakan itu. Menganggarkan itu (Rp 1,6 triliun) nggak sembarangan," ungkap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik, di gedung Balaikota DKI Jakarta, Selasa (12/2).

Ketua Gerindra DKI Jakarta itu melanjutkan, alangkah aneh jika anggota Dewan justru menolak event berskala internasional ini. Karena pemerintah pusat sendiri telah memberikan respons positif.

"Di Jakarta kapan ada event internasional? Kalau kita nggak mau dorong itu, itu kan aneh. Kita jangan jago kandang, Jakarta itu harus jadi kota tempat di mana kegiatan internasional hadir," tegasnya.

"Kalau soal teknis jangan kita yang ngomong lah. Kan nggak ngerti. Tanya sama panitianya, kan itu ada syaratnya. Bukan event kaleng-kaleng ini," pungkas Taufik bernada sindiran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya