Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PMKIT Desak Jokowi Tegas Menolak Eks Kombatan ISIS Pulang

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 14:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah harus tegas menolak pemulangan kembali eks kombatan ISIS ke Indonesia. Hal itu perlu dilakukan untuk menjunjung tinggi semangat persatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Begitu tegas ​​​​​​​​​Ketua Umum Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) Wilhelmus Latumahina menanggapi isu pemulangan 600 WNI mantan pengikut ISIS yang kini ditahan di tiga kamp penampungan di Suriah.

“PMKIT memandang, pemerintah perlu mempertimbangan bahwa ada harga mahal yang harus dibayar jika pemulangan tersebut dilakukan, baik hari ini maupun di masa yang akan datang,” tegasnya kepada wartawan, Senin (10/2).


Menurutnya, sebagian besar dari WNI yang dimaksud terbukti terpapar ideologi asing, bahkan pernah aktif sebagai petempur teroris asing (Foreign Terrorist Fighter/ FTF), yang secara sadar dan sukarela mau memberi diri ikut berperang untuk membela ideologi lain. Padahal, jelas-jelas ideologi yang mereka yakini sangatlah bertentangan dengan falsafah hidup bangsa Indonesia, yakni Pancasila.

Artinya, kehadiran kembali para eks ISIS ini di Indonesia amat berpotensi menambah jumlah ‘sel tidur’ eks ISIS di Indonesia. PMKIT khawatir, kehadiran mereka dapat menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI di masa yang akan datang.

“Anggota ISIS yang berasal dari WNI yang adalah pengkhianat terhadap bangsa dan negara, serta Pancasila. Untuk itu, PMKIT menolak kepulangan mereka ke Indonesia,” tegas Wilhelmus Latumahina.

“Jangan pelihara ‘binatang buas’ atau berbisa di dalam ‘rumah tangga’ kita, berbahaya,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya