Berita

Dirut BTN Pahala N Mansury/RMOL

Bisnis

Bundling Produk Tabungan Dan Kredit, BTN Luncurkan BTN SOLUSI

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 13:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sejalan dengan fokus perusahaan pada tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melancarkan strategi untuk memupuk dana murah dan menekan biaya dana dengan meluncurkan program anyar bertajuk BTN Solusi.

Seperti namanya, BTN Solusi adalah program yang memberikan solusi bagi instansi atau lembaga untuk mengelola tabungan payroll/gaji dari karyawannya sekaligus memberikan beragam manfaat yang dapat mendukung kebutuhan finansial bagi instansi dan karyawan.

"Program BTN Solusi kami rilis dalam rangka mengakuisisi Current Account Saving Account (CASA) atau dana murah yang besar dan berkelanjutan karena nasabah yang disasar program ini adalah karyawan instansi atau perusahaan yang memiliki kualitas yang baik. BTN Solusi ini kami tawarkan lewat kerjasama payroll," kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury usai meluncurkan BTN Solusi di Jakarta, Senin (10/2).


Dengan program anyar ini, Bank BTN menargetkan Number of Account sebanyak sebanyak 372.000 yang berasal dari tabungan payroll. Dengan perolehan rekening tersebut, Pahala berharap dapat mengakuisisi pundi-pundi CASA hingga Rp 1,9 triliun.

Adapun per Desember 2019, CASA Bank BTN tercatat di atas Rp97 triliun, Namun tahun ini, perseroan menargetkan CASA bisa menembus di atas Rp116 Triliun atau tumbuh di atas 19 persen. Sehingga porsi CASA terhadap DPK bisa mencapai lebih dari 45 persen.

CASA tersebut diperkuat untuk menunjang perolehan DPK perseroan yang tahun ini ditargetkan tumbuh antara 13-15 persen.

Pahala menjelaskan, setidaknya, ada empat segmen utama yang disasar BTN Solusi yaitu Kementerian, BUMN, Swasta dan Kawasan Industri.

Namun untuk tahap awal ini, diutamakan adalah segmen Kementerian/Aparatur Sipil Negara dan BUMN.

Pahala menambahkan, Program BTN Solusi akan menjadi andalan perseroan dalam meraih dana murah yang saat ini makin kompetitif diperebutkan perbankan.
 
Menurut Pahala diperlukan inovasi produk baru dengan benefit yang lebih khusus dan beda dari Bank lain, yaitu kemudahan, efisiensi dan dapat meningkatkan employee engagement antara perusahaan dengan karyawan.

BTN Solusi menurut Pahala, memberikan banyak kemudahan diantaranya kemudahan pembukaan rekening Tabungan Payroll dengan manfaat antara lain: biaya administrasi ringan; mendapatkan fasilitas transaksi seperti Kartu Debit (VISA & GPN), Mobile Banking dan lain sebagainya.

Selain itu BTN Solusi juga menawarkan keringanan biaya-biaya tabungan payroll seperti untuk setoran awal, biaya administrasi yang terjangkau, saldo minimal yang bisa menyesuaikan kebutuhan perusahaan, biaya transaksi antar wilayah yang murah dan lain sebagainya.

“Untuk jasa payroll, semua bisa dinegosiasikan. Dengan kelebihan ini, Perusahaan dapat menghemat biaya untuk dapat dialihkan ke kebutuhan lain bagi karyawan, di sisi lain karyawan juga tidak dibebani biaya-biaya tabungan, malah dipermudah dalam mendapatkan pencairan kredit baik Kredit Agunan Rumah, KPR baik subsidi maupun non subsidi hingga Kredit Ringan di Bank BTN dengan suku bunga yang kompetitif dan proses yang tidak rumit,” kata Pahala.

Bagi perusahaan sendiri nantinya juga akan mendapatkan benefit yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan usaha dan menciptakan nilai tambah baik bagi perusahaan antara lain melalui pengelolaan rekening giro dan Program Pengembangan Operasional (PPO).

Selanjutnya akan disiapkan pula produk untuk Kredit Korporasi yang menarik termasuk produk dan layanan Syariah nantinya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bank BTN melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama mengenai Sinergi Jasa Layanan dengan instansi yaitu Kementerian Agama RI, Universitas Padjadjaran dan PT Telkom Internasional.

Pahala berharap instansi/lembaga dan perusahaan yang mempercayai Bank BTN melalui BTN Solusi dapat memanfaatkan produk dan layanan Bank BTN secara optimal untuk menunjang kegiatan usaha dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun karyawan, sehingga tercipta sinergi yang berkesinambungan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya