Berita

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh/RMOL

Nusantara

Tiga Syarat Good Journalism Menurut Ketua Dewan Pers

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 13:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Membangun dunia pers merupakan sebuah kesepakatan antara pemerintah dan insan pers yang didasari tekad untuk memperjuangkan nilai dan menjadi bagian dari NKRI.

Demikian yang dikatakan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh saat memberikan sambutan di acara syukuran dan penutupan HPN 2020 di gedung Mahligai Pancasila, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (9/2).

Dengan menjadi bagian dari NKRI, pers memiliki ideologi good journalism. Setidaknya, ada tiga hal untuk mencapai good journalism.


“Syarat yang pertama adalah kompetensi dari para wartawan. Kompetensi daripada wartawan,” urai Nuh.

Kedua adalah perlindungan. Meskipun wartawan sudah berkompeten, namun jika dalam tugasnya tidak merasa nyaman dan aman melainkan penuh tekanan dan intimidasi bahkan kekerasan, maka good journalism tidak terjadi.

“Dari situ perlindungan terhadap wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalismenya mutlak harus dilindungi. Kami sering berdiskusi, 'Pak kekerasan wartawan turun'. Saya bilang, ukurannya bukan jumlah, tapi esensinya berapa itu kalau itu mencoreng, menekan, mengintimidasi wartawan. Zero,” bebernya.

Dan yang terakhir adalah kesejahteraan. M.Nuh berpendapat, seorang wartawan yang sudah mahir meliput suatu kejadian dan dijaga betul oleh atasannya, namun masalah kesejahteraan akan menjadi masalah baru.

“Sehingga tiga hal ini yang harus terus menerus kita bangun. Tapi itu semua hanya bisa terjadi kalau eskositem pers, termasuk di dalamnya perusahaan pers juga harus tumbuh dengan baik,” katanya.

“Sehingga solusinya ekosistem, bukan solusi parsial. Insya Allah dalam waktu dekat kita sama-sama dengan komponen pecinta dunia pers merumuskan ekosistem agar apapun yang terjadi kita bisa bertahan,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya