Berita

Rakercabsus Gerindra Ngawi/RMOLJatim

Politik

Bantahan Gerindra Jatim Soal Surat Rekomen OK

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 03:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rumor pasangan Ony-Antok (OK) sudah mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Gerindra sebagai salah satu partai pengusung dalam Pilkada Ngawi 2020 dibantah oleh Mohamad Najamudin.

Menurut Ketua DPC Gerindra Ngawi tersebut, pasangan OK atas perintah DPD Gerindra Jatim  diundang untuk menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) di gedung balai pertemuan Notosuman Ngawi, Sabtu, (8/2).

“Kalau soal rekomendasi belum turun, dan InsyaAllah akhir bulan ini baru keluar. Memang yang sudah dipanggil DPD Gerindra Jatim itu baru pasangan Ony-Antok bukan lainya,” kata Najam, demikian sapaan akrabnya.


Menurut Najam, secara mekanisme internal partainya yang memenuhi syarat saat penjaringan dibuka antara 25 November-15 Desember 2019 lalu hanya Ony dan Antok. Pasangan ini menyatakan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati.

Pun diakui, saat penjaringan selain pasangan OK juga ada satu pendaftar sebagai bakal calon bupati dan dua orang sebagai bakal calon wakil bupati. Ada seorang lagi yang mengambil formulir namun tidak dikembalikan ke panitia penjaringan sesuai jatuh temponya.

“Dengan demikian yang layak kita sampaikan ke DPD Gerindra untuk direkomendasikan ke pusat hanya satu pasangan OK ini, sesuai undang-undang pemilu,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Dibeberkan, dalam Rakercabsus DPC Gerindra Ngawi pihaknya memberikan kesempatan waktu kepada pasangan OK untuk menjelaskan visi misinya di hadapan pengurus partai mulai desa hingga kabupaten.

Dengan satu konsensus itu urai Najam, secara umum Partai Gerindra komitmen sebagai kendaraan partai politik untuk mengusung pasangan OK dalam perebutan kursi di Pilkada Ngawi. Meskipun rekomendasi masih digodok dikepengurusan partai tingkat pusat.

“Dalam waktu dekat Gerindra bakal melakukan komunikasi darat dengan PDIP menindaklanjuti pencalonan OK. Hanya saja pihak PDIP sendiri belum memberikan jadwalnya,” sebut Najam.

Terpisah, Ketua DPRD Ngawi sekaligus Ketua DPC PDIP Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko yang kerap disapa Antok, membenarkan kalau rekomendasi dari Partai Gerindra belum ada ditangannya. Ia pun mengamini jika dalam rapat kerja internal DPC Gerindra Ngawi memang diundang bersama Ony Anwar, Wakil Bupati Ngawi.

“Dalam rapat khusus itu (Rakercabsus, red) saya bersama Mas Ony hadir karena diundang. Kalau soal rekomendasi belum turun dan kita berdoa secepatnya ada di tangan itu saja,” tegas Antok.

Seperti diketahui pasangan OK pilar utamanya memang diusung dari PDIP. Mengingat partai ini mengantongi 20 kursi dari 45 kursi di DPRD Ngawi hasil Pemilu 2019.

Bahkan rekomendasi pencalonannya sudah diamini oleh sang empunya partai bergambar banteng moncong putih. Hanya saja untuk memperkuat mesin politik pasangan OK melamar ke partai lain. Salah satunya adalah Partai Gerindra.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya