Berita

Foto: RMOL

Nusantara

HPN 2020

Dewan Pers Jelaskan Empat Makna Filosofis Penyelenggaraan HPN 2020 Kepada Presiden Jokowi

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 20:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 memiliki empat makna filosofis yang saling berkesinambungan antara satu dan lainnya. Oleh karenanya, semua itu mesti diwujudkan bersama-sama dengan pemerintah saat ini.

Begitulah yang disampaikan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dalam acara perayaan HPN 2020 bersama Presiden Joko Widodo di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Sabtu (8/1).

"Pada puncak peringatan HPN 2020, saya kira salah satu diantaranya ingin memperkuat kesinambungan. Paling tidak dicatatan kami ada empat yang harus kita sambung," ujar Mohammad Nuh.


Empat hal itu kemudian dijabarkan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. Pertama, menyambung tali silaturahim dengan sesama insan pers dan pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kedua, menyambungkan masa lalu, masa sekarang dan masa depan, khususnya terkait eksistensi media di tengah masyarakat.

"Kalau kita tidak mampu menyambungkan itu semua, pada akhirnya pers itu akan ditinggalkan para pencintanya," terangnya.

"Oleh karena itu, pada kesempatan ini, salah satu topik pembahasan, bagaimana ceritanya, bagaimana cara menyiapkan suatu konsep media sustanability di era digital saat ini," sambungnya.

Adapun untuk yang ketiga adalah mengenai makna pemilihan penyelenggaraan HPN 2020. Diuraikan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) ini, adalah untuk menyambungkan Kalimantan Selatan dengan Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur.

"Oleh karena itu, kehadiran kita semua untuk mendorong masyarakat Indonesia tahu betul bahwa Kalimantan Selatan itu adalah pintu gerbang ibu kota negara. Sebelum masuk ke ibu kota negara, pastilah melewati Kalsel," jelasnya.

Lebih lanjut, Dosen Tekhnik Elektro ITS ini menyebutkan poin keempat dari penyelenggaran HPN 2020 yang diselenggarakan sejak 7 dan akan ditutup besok.

"Oleh karena itu, urusan media harus terus menerus melakukan kritik-kritik sosial, tetapi sampaikan semuanya berbasis data dan semuanya disampaikan dalam bahasa yang santun dan penuh kemartabatan," sebutnya

"Mudah-mudahan dunia pers senantiasa mampu memberikan, mampu berkontribusi untuk memajukan bangsa dan negara," demikian dia menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya