Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Nusantara

Jokowi: Ancaman Corona, Peran Pers Dibutuhkan Untuk Tidak Menambah Kepanikan

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 14:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wabah virus corona saat ini menjadi momok menakutkan masyarakat dunia, lantaran telah membunuh sedikitnya 6 ratus orang lebih dalam kurun waktu beberapa bulan.

Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2020, Presiden Joko Widodo menyampaikan peran pers sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi yang menurutnya tidak normal, seperti ancaman virus Corona.

"Peran pers juga sangat dibutuhkan untuk membantu menyampaikan informasi yang benar pada masyarakat, dan tidak menambah kepanikan," ujar Jokowi sapaan akrab kepela negara saat memberikan sambutan, di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Sabtu (8/2).


"Apalagi ikut memberikan informasi yang salah," tambah menekankan.

Jokowi juga meminta para insan pers untuk dapat mewartakan berita-berita positif mengenai situasi yang tidak normal tadi, agar masyarakat bisa berpikir jernih.

"Negara sangat membutuhkan kehadiran pers dalam perspektif yang jernih. Berdiri di depan, melawan penyakit information disorder, kekacauan informasi yang sering dilakukan dengan sengaja," demikian pesan politisi PDI Perjuangan ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya