Berita

Atal S. Depari/RMOL

Nusantara

HPN 2020

Di Hadapan Jokowi, Ketua Umum PWI Curhat Soal Regulasi Media Sosial Hingga Jaminan Persaingan Bisnis Media Massa

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Permasalahn utama yang kekinian dihadapi profesi wartawan adalah destruktif eksistensi industri media massa di tengah kepungan kebebasan media sosial yang belum diatur secara jelas oleh pemerintah

Begitu dikatakan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari menyampaikan pidatonya di hadapan Presiden Joko Widodo dan sejumlah jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu pada acara perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020.

"Akibat minimnya regulasi pada media sosial yang membawa gerbong epedemik hoax, tak hanya di tingkat global, nasional, bahkan sampai di tingkat lokal," ucapnya di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kalsel, Sabtu (8/1).


Persoalan regulasi media sosial pun mesti diatasi segera. Jika tidak segera diatasi, kata Atal, informasi yang beredar akan cendrung gamang, karena dominasi ketidakteraturan media sosial saat ini.

Di samping itu, dia juga menyinggung pengaturan terkait bisnis media. Menurutnya, pemerintah perlu membentuk regulasi terkait persaingan usaha dan bisnis media yang sehat.

"Perlu ada aturan yang lebih adil dalam hal tata cara perpajakan terkait fungsi media," katanya.

Karena itu, Atali blak-blakan, meminta kepada Presiden Jokowi untuk turut berperan memberikan keadilan dalam hal bisnis media.

"Dalam konteks ini kami berharap pemerintah meluncurkan komitmennya melindungi dan memastikan keberlanjutan media massa nasional," tutup Atal Depari.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya