Berita

Muhadjir Effendy (ketiga dari kanan)/RMOL

Nusantara

HPN 2020

Menko PMK: Tanggung Jawab PWI Untuk Bina Wartawan Supaya Taat Kode Etik

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 20:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) harus menjadi wadah untuk membina wartawan dalam mentaati kode etik jurnalistik.

Begitu pesan yang ditekankan Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai menjadi pembicara di acara Dialog Anugerah Kebudayaan yang diselenggarakan di Hotel Mercure, Jalan Achmad Yani, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (7/2).

“Menurut saya banyak bermunculan para aktivis jurnalisitik yang dalam tanda petik kemampuannya dan kesadarannya mentaati kode etik itu kurang dan ini tanggung jawab PWI untuk melakukan pembinaan yang menyeluruh terhadap mereka,” ujar Muhadjir.


Muhadjir menambahkan tantangan dan tugas dari insan pers nasional semakin berat seririn dengan adanya perkembangan teknologi informasi. Selain itu produksi media yang semakin canggih menjadi faktor utama dalam perkembangan jurnalistik di Indonesia.

“Pekerja pers juga harus punya tanggung jawab sosial yang berat gitu meningkatkan keterampilannya kecakapannya di bidang jurnalistik dan kepatuhannya terhadap kode etik jurnalistik itu juga mesti menjadi pedoman utama,” katanya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengusulkan kepada PWI untuk melakukan penertiban terhadap wartawan yang melanggar kode etik.

“Saya usulkan PWI melakukan semacam penertiban terhadap para pekerja pers ini termausk organisasi pers yang lain untuk memberikan pembinaan terhadap anggotanya,” katanya.

Dia juga menyarankan wartawan untuk aktif dalam organisasi-organisasi profesi yang sudah terverifikasi.

“Saya harap dan semua para pekerja pers jurnalistik ini supaya bergabung dalam suatu organisasi, sehingga aktivitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya