Berita

Kapal Cargo China/Net

Nusantara

Kapal Cargo Dan ABK Asal China Dikarantina Di Pelabuhan Pangkep

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengelola pelabuhan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), memeriksa seluruh anak buah kapal (ABK) dari Kapal Genco Bourgogne asal China yang masuk ke perairan Indonesia. Kapal tersebut dilarang bersandar sebelum dipastikan steril.

Petugas Kesyahbandaran UPP Biringkassi, Capt Agung mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan bersama tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang dibantu petugas TNI dan kepolisian.

"Kapalnya sudah di laut, sedang diperiksa. Kalau belum steril, kami larang untuk masuk,” kata Agung, di  Kabupaten Pangkep, Sulsel, Kamis (6/2) dari tayangan stasiun televisi INews.


Untuk ABK-nya dilarang turun jika tidak mengantongi izin dari kantor imigrasi. Para ABK ini diperiksa kesehatannya, untuk memastikan bebas dari virus corona.

Ada 21 ABK asal Guangzhou Tiongkok yang ada di dalam kapal. Kapal itu bertolak dari Hong Kong menuju Pelabuhan Biringkassi Pangkep.

Kapal akan mengambil muatan klinker sebagai bahan dasar pembuatan semen dari PT Semen Tonasa yang berada di Kabupaten Pangkep.

Saat ini, kapal itu sedang dikarantina dan diperiksa oleh tim gabungan di pelabuhan.

"Kita juga menunggu laporan dan perkembangannya dari tim yang ada di sana," jelas Kepala Biro Humas PT Semen Tonasa, Andi Muhammad Said Chalid.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya