Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Minggu Ini, Jokowi Bertandang Ke Australia Untuk Teken CEPA

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia dalam beberapa hari ke depan selama dua hari, terhitung pada Minggu (9/2) hingga Senin (10/2).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Annual Leaders Meeting ke 8. Di mana pada 2018, Perdana Menteri Australia Scott Morrison melakukan kunjungan serupa ke Indonesia.

"Berbeda dari pelaksanaan annual meeting sebelumnya. Annual meeting yang diadakan pada saat ini akan ditandai beberapa hal penting," ujar Jurubicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta, Kamis (6/2).


Hal penting tersebut di antaranya adalah peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Australia. Selain itu ada juga proses ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

"Dan ada peluncuran plan of action sebagai acuan pelaksanaan comprehensive strategic partnership RI-Australia," lanjutnya.

Teuku menerangkan, untuk ratifikasi IA-CEPA dari pihak Australia telah rampung, sementara dari pihak Indonesia sedang dalam tahap akhir. Jika sudah diratifikasi, kedua negara akan memulai implementasi kesepakatan tersebut dengan segera.

Sementara itu, Direktur Asia Timur dan Pasifik dari Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Santo Darmosumatro memaparkan, agenda Jokowi di Australia sendiri akan berpusat di ibukota, Canberra.

Jokowi sendiri dimungkinkan akan melakukan pertemuan forum bisnis. Ditanya perihal siapa pengusaha yang akan ikut dengan rombongan RI 1 itu, Santo mengaku belum mendapatkan informasi.

"Ada kemungkinan juga pertemuan bisnis forum. Standarlah seperti kunjungan lain," pungkasnya.     

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya