Berita

Adhie Massardi/Net

Politik

Laporkan Risma Ke Ombudsman, Adhie Massardi: Untuk Akhiri Hobi Pembesar Penjarakan Rakyat Kecil

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 08:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada alasan substansial di balik laporan anggota grup WhatsApp, Peduli Negara terhadap sejumlah pejabat negara ke Ombudsman RI.

Para aktivis anggota Peduli Negara pada Selasa (4/2) lalu melaporkan tiga wanita pejabat negara. Ketiganya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi yang turut melaporkan ke Ombudsman mengurai alasan subtansial dari aksi tersebut.


Adhie Massardi mengambil contoh kasus Risma. Dia menyadari bahwa penghina Risma yang menyebut “kodok betina” memang salah. Tapi balasan yang diberikan Risma juga tidak bisa dibenarkan.

“Dibalas penguasa dengan (atas nama pribadi) gunakan ASN (biro hukum pemkot) dan kekuatan (Polri), plus biaya negara jemput paksa rakyat lintas provinsi untuk dibui di Surabaya!” urainya kepada redaksi, Kamis (6/2).

Secara pribadi, mantan jurubicara Presiden Gus Dur itu memastikan dirinya tidak ada masalah pribadi dengan Risma. Dia bahkan mengaku tidak kenal sama sekali dengan Risma.

Singkatnya, Adhie Massardi ingin mengatakan bahwa laporan ke Ombudsman memang didasari niat tulus untuk mengakhiri kesewenang-wenangan para pejabat.

“Saya masuk ke ranah Surabaya dengan semangat ingin akhiri hobi pembesar negara memenjarakan rakyat kecil hanya gegara tersinggung,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya