Berita

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini/RMOLJatim

Nusantara

Ngaku Sempat Lapor Diam-Diam, Kini Risma Belum Mau Cabut Laporan Penghina Dirinya

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 03:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini belum berpikir untuk mencabut laporan terhadap wanita asal Jawa Barat bernama Zikria Dzatil yang menghina dirinya dengan sebutan 'kodok betina' di media sosial.

“Saya belum tahu. Nanti saya koordinasi dengan kepolisian melalui kabag hukum saya,” jelas Risma dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (5/2).

Ia memastikan laporan hukum kepada Zikria Dzatil ke Polrestabes Surabaya dilakukan atas persetujuannya. "Itu saya yang tanda tangan laporan, bukan yang lain," tegas Risma.


Ia menceritakan, sebenarnya laporan tersebut ia buat secara diam-diam. Namun karean ada protes dari masyarakat Surabaya dengan menggelar orasi di depan Mapolrestabes, pihak kepolisian akhirnyamembuka kepada publik.

“Sebetulnya dulu saya mau diam tapi enggak bisa. Ada demo, ada macam-macam sehingga kepolisian terpaksa harus buka seperti ini,” lanjut Risma berulang-ulang.

Untuk saat ini, ia mengaku telah memaafkan pernyataan pelaku. Namun saat ditegaskan apakah akan bertemu langsung dengan Zikria Dzatil, walikota perempuan pertama di Surabaya ini tegas menolak.

“Enggak. (kalau memaksa bertemu) Enggak papa, itu keinginan beliaunya. Saya terus terang masih ingat orang tua saya. Saya enggak ingin orang tua saya seperti itu. Saya tetap manusia, saya maafkan iya. Insya Allah sudah,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya