Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Bisnis

Yusril Ihza Mahendra Ditunjuk Jadi Pengacara Bank Muamalat

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 17:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ahli hukum Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa dirinya bergabung ke Bank Muamalat untuk memperkuat bank tersebut agar bangkit menjadi bank terkemuka di tanah air.

Yusril akan bertugas menjadi pengacara menyelesaikan berbagai masalah hukum yang ada di Bank berbasis syariah itu.

“Saya merasa terpanggil untuk membantu Bank Muamalat agar menjadi besar. Tugas utama saya adalah mengkaji dan menyelesaikan masalah-masalah hukum Bank Muamalat termasuk ketika melayani atau menyelesaikan masalah dengan para nasabahnya," kata Yusril, Jakarta (5/2).  


Hal itu dikemukakan Yusril kepada awak media bersama Dirut Bank Muamalat Acmad K Permana. Yusril hadir di Bank Muamalat dalam acara peresmian Auditorium BJ Habibie di Bank Muamalat Tower di kawasan Kuningan, Jakarta Rabu petang (5/2).

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengatakan, dirinya mengapresisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menyetujui Dr Ilham Habibie bersama Konsorsium Alfalah menjadi investor baru di Bank Muamalat.

Yusril mengatakan, dirinya akan mendampingi Bank Muamalat agar proses masuknya Konsorsium Alfalah berjalan mulus sesuai persetujuan OJK.

Selain itu, Yusril mengaku akan mencari solusi, baik melalui perundingan maupun mengambil langkah hukum terhadap nasabah bersamalah, agar Bank Muamalat berkembang secara sehat.

Bank Muamalat adalah Bank Islam pertama di Indonesia yang menerapkan prinsip-prinsip syariah Islam ke dalam pengelolaan bank komersial. Berdirinya bank ini pada tahun 1991 tidak terlepas dari peran Presiden Suharto dan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) waktu itu, BJ Habibie.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya