Berita

WNI saat dievakuasi dari Kota Wuhan, Hubei China/KBRI Beijing

Dunia

KBRI Terus Berkomunikasi Dengan 7 WNI Yang Pilih Bertahan Di Hubei

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 14:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah berhasil mengevakuasi 243 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya berada di Provinsi Hubei, China.

Komposisi jumlah yang dievakuasi di antaranya 237 WNI yang tinggal di Hubei, 1 WNA yang merupakan suami WNI, dan 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing. Demikian keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri yang didapatkan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/2).

Menjelang proses penjemputan, 4 WNI memilih untuk tetap tinggal karena alasan keluarga sementara 3 lainnya tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang seperti standarisasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Sebelum dievakuasi, 243 WNI tersebut memang terlebih dahulu menjalankan berbagai protokol kesehatan secara berlapis, baik yang dilakukan oleh otoritas kesehatan China maupun Tim Dokter Indonesia di Bandara Internasional Wuhan.

Diberangkatkan Minggu (2/2) sekitar pukul 05.00 pagi waktu setempat dengan menggunakan pesawat komersil Batik Air Airbus 330-300, mereka kemudian tiba di Bandara Hang Nadim Batam Minggu (2/2) pukul 09.00 WIB.

Sebelum dipindahkan ke pesawat TNI AU untuk diterbangkan ke Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, mereka juga terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam.

Sementara itu, bagi WNI yang masih berada di Provinsi Hubei, KBRI Beijing mengungkapkan terus menjalin komunikasi dengan mereka dan berkoordinasi dengan pihak asrama universitas serta otoritas China untuk memastikan kondisi dan kebutuhan yang mereka perlukan.

"Kemlu juga telah menghubungi keluarga masing-masing di Indonesia," jelas keterangan tersebut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya