Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas/Net

Dunia

Bagi Palestina, Rencana Trump Telah Melanggar Janji Otonomi Oslo 1993

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana perdamaian di Timur Tengah yang dirancang oleh Presiden Donald Trump ditentang keras oleh Palestina. Palestina menganggap rencana Trump telah membuat berbagai usaha perdamaian yang sebelumnya telah terjalin menjadi sia-sia.

Pengumuman sendiri langsung disampaikan oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pertemuan darurat Liga Arab di Kairo, Mesir, Sabtu (1/2). Abbas mengungkapkan rencana perdamaian Trump adalah pelanggaran terhadap perjanjian otonomi di Oslo pada 1993.

"Israel harus memikul tanggung jawab sebagai kekuatan pendudukan untuk wilayah Palestina," katanya seperti yang dimuat Gulf Today.


Meski bernama Perjanjian Oslo, namun perjanjian ini ditandatangani oleh Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin dan Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat pada 13 September 1993 di Washington DC. Penandatanganan juga disaksikan oleh Presiden AS, Bill Clinton.

Perjanjian Oslo kemudian menjadi dasar proses perdamaian Palestina dan Israel yang negosiasinya berlangsung di Oslo, Norwegia.

Berdasarkan perjanjian ini, Palestina memiliki kekuasaan untuk memerintah di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Di mana pemerintah Palestina dapat membentuk berbagai perangkat pemerintahan.

Dua tahun berselang, Rabin dan Arafat menyepakati kesepakatan lanjutan, yaitu Kesepakatan Interim Israel-Palestina, yang ditandatangani pada 28 September 1995.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya