Berita

Menkes Terawan Agus Putranto/Net

Politik

Demi Buktikan Klaim China, Alasan 238 WNI Diobservasi Di Natuna

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) telah dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China pada Minggu (2/2),

Menumpang pesawat Batik Air, para WNI kini sudah tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Selanjutnya mereka akan dipindah ke pesawat TNI Angkatan Udara untuk diterbangkan ke Natuna. Ada tiga unit pesawat TNI yang disiapkan yaitu dua unit Boeing 737 dan satu unit C130 Hercules.

Menteri Kesehatan Terawan Agus putranto mengurai bahwa mereka yang datang sebelumnya telah lolos screening kesehatan di China.


Sementara observasi di Natuna dilakukan untuk memastikan klaim China bahwa mereka yang dikirim ke Indonesia benar-benar sehat dan tidak terpapar virus novel corona.  

“Yang mendarat itu kita cek ulang. Saya mau pastikan dalam keadaan baik. Setelah di-declare (sehat) di China, saya juga mau declare di sini,” tegasnya keapda wartawan di Natuna, Minggu (2/2).

Mantan kepala RSPAD Gatot Subroto itu bahkan akan ikut langsung mengobservasi para WNI.

Terawan turut mengurai alasan pihak keluarga tidak boleh menemui para WNI yang dievakuasi.

“Itu karena standar WHO,” demikian Terawan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya