Berita

Trump Bakal Punya Resort Di Bali Bareng Hary Tanoe/Net

Bisnis

Trump Bakal Punya Resort Di Bali Bareng Hary Tanoe

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemudahan yang diberikan kepada pihak asing dalam memiliki properti di Indonesia, tentu akan mendorong minat investasi di sektor tersebut. Hal ini akan berdampak baik bagi pertumbuhan properti Indonesia.

Demikian yang disampaikan Ketua Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibyo, dalam sebuah forum diskusi ekonomi yang diselenggarakan grup bisnisnya.

Untuk itu Hary meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memfasilitasi hal tersebut.


"Kalau boleh saya berikan masukan terkait investasi asing di properti. Karena properti ini menyangkut banyak hal, ada tukang, mebel, pasir, dan sebagainya, stakeholder-nya banyak dan tanggung sebenarnya (bila tidak dipermudah)," ujar Hary, Selasa (28/1).

Saat ini pemerintah menerapkan aturan peluang investasi properti bagi asing dengan masa waktu 80 tahun dan dua kali perpanjangan. Dalam aturan itu, individu asing bisa berinvestasi properti di Indonesia bila memiliki visa, Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS), atau izin kerja (working permit).

Cara lain, individu asing harus memiliki perusahaan di Indonesia. Bila tidak, mereka tidak bisa berinvestasi. Bahkan, menurut Hary, ada pula ketentuan individu asing harus hadir ke Indonesia setiap setahun sekali sebagai bukti kepemilikan.

"Padahal orang yang betul-betul solid mungkin mereka tidak mau hadir setiap tahunnya. Kalau boleh usul, kenapa tidak dibuka saja untuk individual maupun perusahaan agar asing bisa investasi di Indonesia. Toh itu, sudah diatur masa threshold-nya maksimal 80 tahun," ungkap Hary.

Hary memberi contoh negara China yang sudah melakukan aturan investasi bagi asing sejak tahun 2000.

"Mereka membuka aturan itu dan langsung boom (permintaan properti melonjak)," ujar Hary.

Diketahui Hary tengah menjalin kerja sama dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membangun sejumlah proyek properti di Indonesia, salah satunya MNC Land. Trump pun sempat mengutus putra sulungnya, Donald Trump Jr. untuk ke Indonesia bertemu langsung dengan Hary.

Hary akan membeli lisensi dari Trump sebesar 12 juta dolar atau sekitar Rp171,8 miliar. Dari proyek yang terletak di Jawa Barat dan Bali itu, sudah berhasil memberi pemasukan ke kocek Trump sebesar 256,249 dolar atau setara Rp3,6 miliar.

Trump juga dikabarkan akan membangun Trump International Resorts di Bali. Terdiri dari 150 vila lengkap dengan kolam renang, kelab golf dengan 18 lubang didesain Phil Michelson, kelab di kawasan pantai serta hunian mewah yang terdiri dari 144 villa, dan 224 unit kondominium.

Proyek itu sendiri dianggap kontroversial karena berada lebih tinggi dari rumah ibadah Pura Tanah Lot yang dibangun sejak abad ke-16 serta dikhawatirkan merusak lahan sawah terasering dan sistem pengairan subak yang khas di Pulau Dewata.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya