Berita

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan/Net

Bisnis

Standard Chartered Siap Kucurkan Dana Investasi Energi Baru Terbarukan

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 17:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku bangga dengan Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Berkat kekayaan alam tersebut banyak negara yang kepincut untuk berinvestasi.

Seperti yang didapatkan Luhut dalam kunjungan kerjanya ke Davos, Swiss. Beberapa perusahaan besar dunia ingin menanam investasi di Indonesia dalam bidang energi. Salah satunya Standard Chartered yang ingin menanam investasi dalam bidang energi terbarukan.

“Standard Chartered melihat peluang untuk pendanaan terhadap energi baru terbarukan. Mereka mau mobilisasi dana bukan untuk Indonesia saja, berapa ratus miliar dolar,” ucap Luhut di Swiss, Jumat (24/1).


Kepada Luhut, pihak Standard Chartered menanyakan mengenai energi baru terbarukan dan berapa banyak potensi energi baru terbarukan yang dimiliki Indonesia.

“Saya bilang, jelas banyak. Misalnya luas danau di Indonesia saja berapa puluh ribu hektar. Katakanlah 5 persen saja digunakan untuk floating panel, itu bisa menghasilkan berapa ribu megawatt renewable energy. Kita sudah berpengalaman mengenai floating energy yang ada di Danau Ciratas 145 megawatt,” katanya.

Selain itu, lanjut Menko Luhut, saat ini juga sedang dikembangkan misalnya seperti Danau Toba seluas 150 hektar.

“Misalnya danau toba itu luas, kita bikin 150 hektar, itu sama dengan 150 megawatt. Mungkin cukup untuk menyinari seluruh kabupaten yang di Danau Toba,” tandasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya