Berita

Presiden RI Joko Widodo/Ist

Politik

Jokowi: Indonesia Harus Berani Kelola Alutsista Berteknologi Tinggi

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 15:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Guna memperkuat industri pertahanan dalam negeri, pengembangan teknologi juga harus diimbangi.

Bukan hanya untuk setahun atau dua tahun, lompatan teknologi militer harus dilakukan untuk jangka panjang, bahkan hingga 50 tahun ke depan. Pasalnya, perkembangan teknologi sangatlah cepat.

Demikian yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat memberikan pidato di hari kedua Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan tahun 2020, di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/1).


"Sekarang pun kita sudah merasakan bagaimana teknologi drone diberi senjata dalam mengejar tank, mengejar kendaraan militer dan menghabisi dan mengejar dengan tepat sasaran," ujar Jokowi memberi contoh.

Bukan hanya teknologi dalam instrimen machinery, saat ini perkembangan teknologi militer juga telah dikombinasikan dengan Artificial Intelligent (AI) dan juga Internet of Things (IoT).

"Hati-hati dengan barang ini. Ini larinya bisa ke mana-mana. Termasuk pengembangan pesawat tanpa awak, kapal tanpa awak yang dilengkapi persenjataan-persenjataan modern," tuturnya lagi.

Lanjut Jokowi, dengan banyaknya alutsista berteknologi tinggi yang dimiliki negara lain, Indonesia juga harus berani mengelolanya.

Ada beberapa yang harus dilakukan untuk memperkuat penguasaan teknologi pertahanan, seperti teknologi otomatisasi, teknologi sensor, teknologi IT, hingga pertahanan hybrid.

"Semuanya itu membutuhkan kebijakan pengembangan alutsista yang tepat. Apakah pembelian ini berguna untuk 20, 30, 50 tahun yang akan datang?" tutup kepala negara.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya