Berita

Ilustrasi Rekening Tajir/Net

Bisnis

Data LPS Rekening Di Atas 2M Meningkat, Makin Banyak Orang Kaya?

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Semakin banyak saja orang-orang  kaya di Indonesia. Sepanjang 2019, rekening bersaldo gemuk bergerak tumbuh 6,3 persen. Hal ini diungkapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang mendata rekening simpanan di atas Rp2 miliar terus melejit.

Berbanding terbalik, nasabah dengan rekening ramping bersaldo di bawah Rp 500 juta, bergerak melambat.

“Simpanan yang memiliki saldo Rp500 juta sampai Rp1 miliar paling tinggi tumbuhnya, yaitu sebesar 8,3 persen. Sementara, pertumbuhan simpanan di bawah Rp500 juta cenderung melambat 6,4 persen akhir tahun lalu,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Jakarta, Rabu (22/1).


Halim menguraikan, pertumbuhan simpanan masyarakat di bank atau “saving” selalu sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, terjadi perlambatan pertumbuhan pendapatan masyarakat pada akhir 2019, sehingga menyebabkan pertumbuhan jumlah simpanan dengan saldo di bawah Rp500 juta atau rekening si kecil terkoreksi.

Pertumbuhan simpanan di bawah Rp500 juta hingga akhir 2019 adalah sebesar 6,4 persen secara tahunan. Sedangkan pada 2018, jumlah rekening dengan saldo di bawah Rp500 juta tumbuh 9,06 persen.

“Jumlah rekening dengan saldo di bawah Rp500 juta melambat memang sejalan dengan melemahnya pertumbuhan pendapatan di akhir tahun,” jelas Halim.

Data LPS tersebut menarik untuk dicermati terutama saat negeri ini mengalami perlambatan ekonomi pada 2019. Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% pada kuartal III-2019 secara tahunan, melambat dibanding kuartal III-2018 sebesar 5,17 persen.

Perlambatan bukan hanya terjadi untuk periode tahunan, bahkan kuartalan juga ikut menyusut. Pertumbuhan secara kuartalan juga melambat jadi 3,06 persen dari 3,09 persen.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya