Berita

HayandraLab menyediakan layanan terapi kulit berkualitas dan terstandarisasi/Istimewa

Kesehatan

Stem Cell, Terapi Peremajaan Kulit Dari Jaringan Lemak Tubuh Sendiri

RABU, 22 JANUARI 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memiliki kulit yang cantik dan sehat adalah impian bagi semua orang, khususnya wanita.

Sayangnya, seiring dengan bertambahnya usia dan gaya hidup yang tidak baik, kulit cenderung lebih cepat mengalami penuaan. Untuk mengatasi hal ini, banyak wanita yang mencari alternatif dengan melakukan rejuvenasi atau peremajaan kulit.

Nah, peremajaan kulit bisa dilakukan dengan berbagai hal. Salah satunya dengan terapi kulit dengan teknologi stem cell atau sel punca.


Menurut penjelasan Dokter Bedah Plastik dari Klinik Hayandra, dr Krista Ekaputri SpBP-RE, sel punca atau sel induk saat ini tengah menjadi tren. Terapi sel ini berfungsi untuk menggantikan atau meregenerasi sel-sel di tubuh yang mengalami kematian. Salah satunya disebabkan penuaan.

Proses terapi ini dilakukan dengan pengambilan jaringan lemak di bagian tubuh. Proses ini harus dilakukan oleh ahli, yakni dokter bedah plastik. Dalam hal ini, Hayandra adalah salah satu klinik yang memiliki fasilitas dan kompetensi untuk melakukan terapi ini dengan aman.

“Sel punca yang terkandung dalam SVF (stromal vascular fraction) dari HayandraLab yang berjumlah miliaran sel tanpa proses kultur, merupakan sumber sel peremajaan kulit yang aman, praktis, efektif, dan rendah risiko,” kata dr Krista dalam konferensi pers "Penemuan Terbaru Dunia Medis: Terapi Sel untuk Peremajaan Kulit dan Sistem Imun" di Jakarta, Selasa (21/1).

Setelah melakukan proses ini, peremajaan kulit pun bisa segera terlihat. Elastisitas, kelembapan, dan ketebalan kulit akan meningkat. Kulit pun akan terlihat lebih kencang.

Untuk memaksimalkan terapi ini, SVF juga dapat digunakan bersamaan dengan terapi fat graft yang berfungsi untuk menambah jaringan lemak di wajah. Proses ini pun dapat dilakukan di HayandraLab.

Seperti dituturkan oleh pendiri Yayasan Hayandra Lab, Dr dr Karina SpBP-RE, klinik ini telah mendapatkan hak paten pertama di Indonesia untuk teknologi pengolahan lemak, termasuk stem cell, pada Januari 2019.

Hayandra juga telah terafiliasi dengan 12 Rumah Sakit di Indonesia yang mendapatkan legalitas dari Kementerian Kesehatan RI sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 32/2018. Di mana hanya RS dan klinik yang memiliki layanan sel terapi berkualitas, teruji, dan terstandarisasi yang bisa mendapatkan legalitas ini.

"Dengan visi dan misi untuk menyediakan layanan kesehatan yang efektif, efisien, dan aman, serta diakui baik secara nasional maupun internasional, Klinik Hayandra telah memperluas layanan spesialistiknya, dengan layanan terapi sel autologus sebagai layanan unggulan," tutup dr Karina.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya