Berita

Sandiaga Uno/Net

Bisnis

Kasus Jiwasraya, Sandiaga: Lakukan Audit Forensik Dan Segera Tutup Bolongnya

SABTU, 18 JANUARI 2020 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Uno, menyarankan pemerintah segera menggelar audit forensik. Audit ini dinilai bisa menjadi salah satu solusi bagi negara untuk segera mengetahui duduk permasalahan yang terjadi di tubuh perseroan. Utamanya saat ini pemerintah tengah mengusut kasus Jiwasraya dan Asabri.

Sandiaga mengakui ia sudah menyarankan hal tersebut kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Harus ada sanksi tegas dan pendekatan dengan audit forensik. Saya sudah sarankan kepada Pak Erick," ujar Sandiaga dalam sebuah acara, Sabtu (18/1).


Sandiaga menyebut, persoalan Jiwasraya dan Asabri seumpama tak segera diselesaikan, akan berdampak sistemik dan menjalar ke sektor-sektor lainnya.

"Harus bergerak cepat karena sektor keuangan punya risiko tingkat tinggi," ucap Sandiaga.

Sandiaga juga meminta Erick Thohir untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan asuransi pelat merah ke depannya akan berinvestasi di perusahaan yang likuid. Ia menyarankan pemerintah mengawasi ketat agar tak terjadi celah pihak-pihak tertentu untuk memainkan saham gorengan.

"Tutup bolongnya dan ambil kebijakan untuk nasabah agar mereka tidak merasa dirugikan," saran Sandiaga.

Kasus Jiwasraya bermula dari laporan pengaduan masyarakat. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pun mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi sejak 2014 sampai 2018. Sedangkan untuk kasus Asabri, diduga terjadi tindak rasuah di perseroan itu dengan nilai Rp 10 triliun.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya