Berita

Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti-Dubes Federasi Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva/Is

Politik

Sambut 70 Tahun Hubungan Bilateral, Ketua DPD RI Dan Dubes Rusia Perkuat Sejumlah Kerjasama

RABU, 15 JANUARI 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia dan Rusia berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral yang saling menguntungkan dalam rangka menyambut peringatan 70 tahun hubungan bilateral RI-Rusia yang jatuh pada 3 Februari 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti saat bertemu dengan Dubes Federasi Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva di Ruang Delegasi Pimpinan, Komplek Parlemen Senayan, Gedung Nusantara III Lantai 8, Rabu (15/1).

"Pemerintah RI dan Pemerintah Federasi Rusia telah berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral yang saling menguntungkan yang mencakup tiga pilar yang antara lain pilar politik dan keamanan, pilar ekonomi dan perdagangan serta pilar investasi serta sosial budaya," terangnya.


Menurut senator asal Jawa Timur ini, kedua pihak berkomitmen pula dalam memajukan proyek pengembangan dan investasi strategis di berbagai sektor seperti infrastruktur, energi, dan transportasi, yang melibatkan hubungan bisnis, regional, dan SDM di kedua negara.

"Seperti proyek transportasi kereta api di Kalimantan, proyek energi di Jawa Timur, peluncuran operasional penerbangan langsung Rossiya Airlines dengan rute Moskow ke Bali," jelasnya.

Lebih lanjut Lanyalla memaparkan DPD telah bekerja sama baik dengan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta maupun dengan Parlemen Rusia Duma (lembaga legislatif rendah).

"Kami menyampaikan apresiasi bahwa Y.M. Duta Besar Rusia aktif dalam RDM (Regional Diplomatic Meeting)  2018 yang kita tindaklanjuti dengan pertemuan intensif dengan Gubernur Kalimantan Timur untuk memperlancar investasi Rusia di Kalimantan dan antara DPD RI dengan Duma sudah mempunyai MoU untuk kerja sama parlemen dan sekarang sedang kita tindak lanjuti dengan penyusunan action plan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan bahwa saat ini MoU kerjasama parlemen berlaku hingga tahun 2021.

"MoU itu per tiga tahun, sebelum saya ada Bapak Farouk Muhammad, saya meneruskan, kebetulan sekarang saya Wakil Ketua I membidangi hubungan parlemen dengan luar negeri," terangnya.

Senator asal Maluku ini menggambarkan hubungan dengan Rusia 70 tahun sebagai sahabat yang strategis.

"Sudah ada kerjasama melalui Kemristek dan BATAN lokasi di Kalbar dan kami berharap ada peningkatan beasiswa mahasiswa belajar di sana khususnya aspek pertambangan, perhubungan, dan perkapalan," ujarnya.

Nono melanjutkan di bidang militer, TNI AU berharap Sukhoi bertambah karena situasi sangat dinamis.

"Rusia secara geografi jauh tetapi secara geopolitik sangat dekat sehingga butuh untuk meningkatkan stabilitas keamanan yang menunjang," ungkapnya.

Sementara itu, Duta Besar Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva mengatakan dari sejarah 70 tahun hubungan Rusia-Indonesia telah mengalami banyak peristiwa.

"Ketua DPD RI sebelumnya, Bapak Oesman Sapta mengunjungi Rusia pada tahun 2018 dan ada rencana pengembangan hubungan kedua lembaga," terangnya.

Menurutnya, DPD sangat memperhatikan berbagai macam proyek kerjasama antara lain perkeretapian di Kalimantan. Bidang yang sangat prospektif adalah energi khususnya energi nuklir dan kerjasama di bidang militer juga penting.

"Kami siap untuk penyediaan alutsista," paparnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya