Berita

Mahathir Mohammad/Net

Dunia

Mahathir Mohammad Akan Mundur Sebagai Perdana Menteri Malaysia, Jika...

RABU, 15 JANUARI 2020 | 06:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad menegaskan bahwa dia akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri jika hal itu diputuskan oleh dewan presiden Pakatan Harapan (PH).

"Saya pikir ini akan diputuskan oleh keempat partai bersama, apakah mereka ingin saya pergi atau tidak," kata Mahathir pada Selasa (14/1).

"Sejauh yang saya ketahui, jika mereka ingin saya pergi, saya akan mundur sekarang," sambung Mahathir.


Diketahui bahwa tansisi jabatan perdana menteri dari Mahathir kepada Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim telah menjadi topik yang menarik sejak Mahathir kembali memimpin negeri jiran setelah pemilihan umum Mei 2018 lalu.

Di bawah perjanjian PH, Anwar yang dibebaskan dari penjara atas pengampunan kerajaan beberapa hari setelah kemenangan bersejarah PH, akan menggantikan Mahathir sebagai perdana menteri berikutnya melalui sebuah transisi kekuasaan.

Asumsi yang berkembang, transisi kekuasaan akan dilakukan dalam waktu dua tahun. Namun hingga kini belum ada tanggal pasti kapan Mahathir akan menyerahkan jabatannya kepada Anwar.

Awal pekan ini, beberapa anggota parlemen PKR mendesak Mahathir untuk membuka jalan bagi Anwar untuk mengambil alih jabatan sebagai kepala pemerintahan pada bulan Mei ini. Pasalnya, Mei menandai peringatan dua tahun PH mengambil alih pemerintahan federal.

Berbicara di sebuah forum, anggota parlemen Kelana Jaya, mengatakan kepastian mengenai jadwal transisi kekuasaan akan menyuntikkan kepercayaan pada pemain domestik lokal untuk berinvestasi di negara tersebut. Ketika itu terjadi, maka investor asing akan mengikuti.

"Dari sisi ekonomi, ada argumen yang jelas bahwa kita perlu memiliki kejelasan dan kepastian waktu transisi. Dan suasananya semakin cepat semakin baik," ujarnya seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya