Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

BNPB Imbau Warga Waspada Dampak Siklon Tropis Claudia

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 18:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis adanya potensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang dan kilat akibat dari siklon tropis Claudia untuk dua hari ke depan atau hingga Rabu (15/1).

Menanggapi informasi ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia mengimbau agar semua pihak mewaspadai potensi bahaya dampak dari angin yang kemungkinan mencapai lebih dari 100 km/jam tersebut.

Walau demikian, BMKG memprediksi arah siklon Claudia akan menjauhi Indonesia untuk 24 jam ke depan.


"BMKG memantau pertumbuhan siklon tropis di perairan barat Darwin, Australia. Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina hingga dapat berdampak ke wilayah nusantara," cuit BNPB dalam akun Twitternya sesaat lalu.

Ada pun, BMKG menyebutkan konvergensi dari siklon ini akan mempengaruhi Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung hingga Laut Jawa bagian barat.

Sementara itu, belokan angin terdapat di Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selat Karimata dan Kalimantan Utara.

Disebutkan BMKG, untuk wilayah yang terdampak hujan lebat berada di Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan untuk angin kencang berkecepatan lebih dari 37 km/jam akan menghinggapi Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Sementara untuk perairan selatan Bali mulai dari perairan selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia, perairan selatan Jatim, selatan NTB, perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote akan mendapatkan gelombang dengan ketinggian sekitar 2,5 hingga 4 meter.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya