Berita

Habibi Syaaf/Net

Dunia

Setelah Awan Kelabu Kemarin, Seluruh Media Inggris Memuji Indonesia Karena Aksi Heroik Pria Ini

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Media massa di Inggris memberitakan aksi heroik pria asal Indonesia. Pria ini mendapat pujian karena telah menyelamatkan kemanusiaan.

Habibi Syaaf, asal Indonesia, yang berprofesi sebagai polisi Metropolitan London telah menyelamatkan nyawa seorang pria yang jatuh ke Sungai Thames.

Ia bersama rekannya, Ron Dowson, berhasil menyelamatkan nyawa seorang pria yang jatuh ke Sungai Thames.


Habibi Syaaf mendapati seseorang hampir tenggelam di sungai Thames yang beku dan bersusah payah naik ke permukaan air untuk mengambil napas. Habibi dan seorang polisi lainnya pun bergegas melakukan penyelamatan.

Habibi Syaaf pun langsung berusaha meraih tangan pria tersebut. Namun, setelah mendapatkan tangan dan berusaha menariknya, cengkeraman pria itu terlepas.

Dengan menggunakan pelampung, Habibi Syaaf dan Rod Dowson akhirnya berhasil menyelamatkan pria yang tenggelam. Mereka lalu membawanya ke sebuah taman di dekat sungai. Segera dilepas baju pria itu yang basah dan menggantinya dengan selimut.

Pejabat Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI London, Thomas Siregar menuturkan, di tengah-tengah berbagai pemberitaan yang menyudutkan Indonesia di Inggris terkait kasus WNI yang mendapat hukuman penjara seumur hidup akibat kejahatan seksual, pemberitaan tentang aksi Habibi ini seolah menghapus semua pandangan negatif. Tindakan Habibi benar-benar membawa kabar yang menyejukkan.

Banyak pujian yang berdatangan. Mereka bukan hanya memuji Habibi tetapi juga Indonesia.

“Thanks a lot Pak Habibi Syaaf yang berprofesi sebagai polisi bersama rekan kerjanya, Ron Dowson, yang dengan heroiknya melakukan tindakan penyelamatan terhadap seorang warga negara Inggris yang hampir tenggelam di Sungai Thames,” ungkap Thomas di London, Minggu (12/1).

Thomas Siregar menyampaikan kebanggaan dan pujiannya kepada dua pria itu. Keduanya mengabaikan keselamatan dirinya untuk menolong orang lain.

“Bahkan, Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel, dan Parlemen Inggris juga mengungkapkan terima kasih dan apresiasi atas tindakan heroik Habibi dan Ron Dowson dalam peristiwa tersebut,” ujar Thomas.

Karena prosedur atau protokol di Kepolisian Metropolitan London mengharuskan surat izin ke bagian Pers Kepolisian Inggris sebelum menerima wawancara, maka hingga saat ini Habibi Syaaf belum bisa dimintai konfirmasinya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya