Berita

Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana (kiri)/RMOL

Politik

Bukan Karena Jokowi, Kepergian Kapal Coast Guard China Mungkin Karena Kehabisan BBM

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 13:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah kapal nelayan dan Coast Guard China dilaporkan sudah mulai meninggalkan perairan Natuna Utara. Hal itu terjadi setelah kunjungan Presiden Joko Widodo pada Rabu (8/1).

Namun demikian, Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menduga perginya kapal-kapal China tersebut memiliki alasan lain, salah satunya masalah bahan bakar.

"Di tengah laut yang sangat jauh, bahan bakar terbatas. Kita mending BBM habis bisa lari ke Natuna, dekat. Kalau mereka (China) kan jauh," ujar Hikmahanto dalam diskusi bertajuk 'Pantang Keok Hadapi Tiongkok' di Upnormal Coffee, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (12/1).


Pernyataan tersebut kemudian ditimpali oleh mediator, Indra Maulana.

"Berarti ada kemungkinan bahwa perginya kapal-kapal China karena kehabisan bensin, bukan karena Jokowi ke sana?" tanyanya.

Bagi Hikmahanto, kemungkinan tersebut sangat logis lantaran sebuah kapal tidak mungkin berdiam diri di tengah laut begitu lama.

"Pada satu titik tertentu mereka tentu akan kembali untuk mengisi (bahan bakar)," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya